source CBN
Situasi mana yang paling sulit: diputuskan atau memutuskan pacar? Diputuskan pacar merupakan peristiwa yang amat menyedihkan, karena kita akan merasa ditolak dan kehilangan kasih sayang. Tapi memutuskan pacar juga sama beratnya. Mengetahui bahwa Anda akan menyakiti perasaan seseorang yang tadinya Anda cintai (dan juga mencintai anda) bisa menimbulkan perasaan tak menyenangkan.
Banyak tips-tips tentang merayu calon pacar, tapi sedikit sekali tips untuk memutuskan pacar. Memutuskan sebuah hubungan asmara, baik yang sudah terjalin bertahun-tahun atau hanya beberapa hari, bukanlah hal yang mudah. Meski Anda tak ingin menyakiti hatinya, namun bila diteruskan pun sepertinya Anda sudah tak sanggup lagi.
Banyak pria dan wanita yang sering melakukan kesalahan ketika melakukan pemutusan hubung-an cinta, dan hal tersebut berakibat kerugian yang cukup besar. Untuk itulah dalam memutus-kan pacar perlu dipertimbangkan banyak hal.
Kalau Anda sudah yakin mau memutuskan pacar, coba ikuti panduan berikut ini:
1. Cek dan ricek perasaan Anda terhadapnya
Cek dulu perasaan terdalam di hati. Apakah Anda memang benar-benar ingin berpisah dan tak cinta lagi dengan pasangan, atau hanya kesal pada hari itu saja? Ini yang sering terjadi: karena pertengkaran kecil saja beberapa pasangan melakukan tindakan yang ceroboh yang membuat mereka menyesal. Jika Anda sudah yakin ingin putus, pastikan sekali lagi. Jangan membuat keputusan bodoh yang akan menyakiti hati pasangan dan hati Anda sendiri.
2. Buat persiapan matang
Memutuskan hubungan asmara tentu bukan keputusan yang men-dadak, jadi sisihkan waktu untuk mempersiapkan keputusan Anda tersebut. Karena semakin baik persiapan Anda, semakin kecil ke-mungkinan Anda terpengaruh emosi. Pihak yang diputuskan, pasti akan sedih, marah, jengkel, atau menangis. Persiapkan pula ja-waban yang tegas dan dapat diterima olehnya, bila ia me-nanyakan alasannya.
3. Bereskan hutang piutang
Sebelum memutuskan pacar, periksa dulu apakah Anda berhutang pada pacar atau sebaliknya. Jika masih hutang lebih baik selesai-kan dahulu secara baik-baik. Hindari juga memutuskan pacar saat Anda masih memiliki hutang dengan dia agar Anda bisa kabur se-jauh mungkin dari kewajiban membayar. Jangan tampilkan diri Anda sebagai orang yang bermartabat rendah yang akhirnya akan jadi pihak yang jelek image-nya.
Selain hutang piutang, kembalikan juga barang-barang milik satu sama lain yang masih dipinjam. Hal ini bermanfaat untuk me-minimalisir kontak dengan pacar setelah hubungan cinta di-putuskan.
4. Jadikan ia orang yang pertama tahu
Biasanya sebelum membuat keputusan ini, Anda akan bertanya dan meminta pertimbangan dari sahabat-sahabat terdekat. Tapi bukan berarti mereka yang harus memberitahukannya pada pacar Anda. Hormati pasangan dan katakan keputusan Anda, sebelum orang lain yang memberitahunya.
5. Face to face adalah yang terbaik
Memang lebih mudah mengucapkan perpisahan melalui telepon, email, chat room, atau SMS. Tetapi menginformasikan bahwa Anda memutuskan si dia lewat alat komunikasi tersebut bukanlah hal yang baik. Memang, hal tersebut tidak dilarang. Tetapi secara etika hal itu tak dapat dibenarkan.
Memutuskan pasangan tanpa bertemu langsung akan meng-indikasikan bahwa Anda penakut yang bahkan tak berani menatap wajah pacar saat memberitahukan berita buruk itu. Ditanggung, kesan baik Anda akan langsung luntur di mata pacar Anda. Dan biasanya, akan tak mudah bagi pasangan untuk menjalin per-temanan atau bahkan rujuk bila ternyata Anda berubah pikiran. Untuk menghindari karma, misalnya diputus pacar lewat Friendster atau Facebook, sebaiknya hormati pasangan dengan menyatakan secara tatap muka.
Anda masih diizinkan menyampaikan berita putus lewat surat biasa, tapi pastikan bahwa Anda menulis sendiri surat tersebut dengan tangan (bukan dengan mesin tik atau komputer), dengan menggunakan bahasa yang sopan dan kata-kata yang baik. Yang penting, Anda harus memberikan surat ini langsung kepada pacar. Lebih baik lagi Anda ada disisinya saat ia membacanya.
6. Jangan memberi peringatan dini
Saat Anda ingin membuat janji bertemu dengannya untuk me-mutusakan hubungan, jangan katakan hal-hal lain yang bisa mem-buatnya merasa waspada atau curiga. Jika Anda mengatakan, "Aku ingin ketemu kamu, ada hal penting yang harus aku katakan," maka ia akan bertanya-tanya dan menduga ada sesuatu yang salah. Karena itu, untuk membuat janji semacam ini, cukup katakan, "Aku ingin ketemu kamu," tanpa embel-embel alasan apapun.
7. Cari waktu yang paling pas
Memutuskan hubungan, juga dibutuhkan waktu yang tepat. Hari terbaik untuk mengucapkan kata putus adalah hari Jumat, sebab hari ini adalah hari terakhir kerja. Putus di hari Jumat membuat ia dapat 'menghilangkan' sebentar di hari Sabtu dan Minggu untuk menenangkan diri.
8. Jangan lakukan di hari spesial
Jangan mengucapkan perpisahan saat Anda berdua tengah me-rayakan ulang tahun, hari jadi, atau acara-acara yang seharusnya menyenangkan. Jika ada hari spesial yang akan datang, lewati dulu bersama pasangan, tapi usahakan jangan membuat kesan terlalu mendalam. Hal ini agar pasangan tidak mengalami trauma yang membekas seumur hidupnya. Setelah hari spesial berlalu, barulah cari momen tepat untuk mengatakan putus.
9. Cari lokasi yang tepat
Hal terpenting lain yang harus dipikirkan, adalah memilih tempat yang tepat untuk mengucapkan kata 'putus'. Cari lokasi netral tanpa suasana yang memiliki nilai sentimentil bagi Anda berdua, juga tempat yang menguntungkan agar terhindar dari tatapan ingin tahu orang lain. Misalnya di restoran yang tak terlalu ramai, sehingga bila ada tangisan yang keluar, Anda tak akan merasa malu. Lokasinya pun agak jauh dan sepi, misalnya di pertokoan atau taman, di jam-jam yang tentunya tak terlalu ramai.
10. Santai saja
Jauhkan diri Anda dari perasaan gugup, grogi, dan khawatir berlebihan. Yakinkan diri bahwa Anda toh melakukan hal yang benar, dan dia butuh tahu hal yang sebenarnya. Berdoalah se-belum datang ke lokasi tempat Anda akan berbicara pada pacar untuk menenangkan jiwa. Tapi ingat, walaupun Anda sudah santai, jangan lantas berubah menjadi tidak peka terhadap segala emosi yang akan dikeluarkan pacar. Pahami bahwa ia sedih, stres, marah, atau kecewa, dan bertindaklah yang tepat dengan kepala dingin.
11. Pilih-pilih kata-kata saat mengatakannya
Menyusun kata-kata yang tepat untuk memutuskan si dia sangat tak menyenangkan. Karena itu banyak orang yang memilih cara yang menurut meraka paling aman saat memutuskan pacarnya: dengan mendiamkan saja si dia sambil berharap ia akan mengerti sendiri bahwa hubungan Anda berdua sudah berakhir. Hal ini tentunya salah dan hanya pantas diterapkan pada hubungan pacaran gaya ABG yang personilnya masih kekanak-kanakkan.
Untuk menghindari kesan yang salah, katakan pemikiran dan keputusan Anda itu secara jelas, jujur dan sederhana. Jangan berbelit-belit dalam menyampaikan hal ini, meski Anda benar-benar grogi. Latihan di depan kaca berulang-ulang boleh juga dilakukan.
Beritahu bagaimana kepedihan Anda dalam membuat keputusan ini, biarkan ia tahu kalau Anda pun ikut menderita dan seakan bukan Anda yang mengeluarkan keputusan tersebut. Tanpa harus menyalahkan dirinya, biarkan ia tahu bahwa Anda-lah yang mengalami permasalahan dan katakan bahwa keputusan ini mungkin yang terbaik bagi Anda berdua. Bukan hal yang salah bila Anda memiliki harapan dalam sebuah hubungan, tapi ikatan dua hati tak akan berjalan bila sudah tak lagi diikat dengan rasa cinta.
Hindari berbohong untuk menghindari rasa sakit hati, sebaliknya, katakan secara jujur dengan kalimat yang ditata secara hati-hati. Jangan sakiti hatinya. Pertimbangkan baik-baik setiap perkataan, karena pada kesempatan lain mungkin Anda akan berjumpa lagi dengannya, sehingga jangan sampai perkataan buruk Anda kelak akan ‘berbalik’ menyerang Anda.
12. Biarkan ia menguasai keadaan
Saat diputus, reaksi orang berbeda-beda. Beri ia waktu untuk memahami keadaan, lalu biarkan ia mengungkapkan perasaannya (jika ia mau). Walau ia memahami maksud Anda, kadang ia ber-harap Anda berubah pikiran dan memberi kesempatan untuk memperbaiki keadaan. Jawablah kalau Anda telah memikirkannya masak-masak dan keputusan tersebut sudah bulat. Ini akan jauh lebih baik, daripada membiarkan hubungan yang tak me-nyenangkan terus menerus. Bila perlu, biarkan ia memutuskan kapan percakapan dianggap selesai.
13. Setelah putus
Bilang padanya terus terang apa yang Anda inginkan terjadi setelah kalian putus. Misalnya Anda masih ingin berteman, atau ingin menjaga jarak selama beberapa waktu, atau putus kontak sama sekali. Pastikan ia memahami keinginan Anda dan minta persetujuannya. Sangat penting untuk mencapai keputusan bersama atas hal ini, untuk menghindarkan diri dari masalah lebih lanjut dengan si mantan pacar kelak.
Tak selamanya hubungan romantis bisa berjalan mulus. Namun, pada saat yang paling buruk pun anda harus bersikap elegan terhadap calon mantan pacar anda. Selain itu, peliharalah rasa hormat pada mantan pacar dengan tidak menjelek-jelekkan dirinya di hadapan orang lain, seperti Anda ingin diperlakukan seperti itu darinya. (niq)
Rabu, 01 April 2009
Panduan Lengkap untuk Memutuskan Pacar
Diposkan oleh
Admin
di
11:04
0
komentar
Label: Break
Sabtu, 07 Maret 2009
Beda Antara Cinta & Cocok!
Salah satu alasan paling umum mengapa kita menikah adalah karena cinta –
cinta romantik, bukan cinta agape, yang biasa kita alami sebagai prelude ke
pernikahan. Cintalah yang meyakinkan kita untuk melangkah bersama masuk ke mahligai pernikahan.
Masalahnya adalah, walaupun cinta merupakan suatu daya yang sangat kuat
untuk menarik dua individu, namun ia tidak cukup kuat untuk merekatkan keduanya.
Makin hari makin bertambah keyakinan saya bahwa yang diperlukan untuk
merekatkan kita dengan pasangan kita adalah kecocokan, bukan cinta.
Saya akan jelaskan apa yang saya maksud.
Biasanya cinta datang kepada kita ibarat seekor burung yang tiba- tiba
hinggap di atas kepala kita. Saya menggunakan istilah “datang” karena sulit sekali (meskipun mungkin) untuk membuat atau mengkondisikan diri mencintai seseorang.
Setelah cinta menghinggapi kita, cinta pun mulai mengemudikan kita ke arah orang yang kita cintai itu. Sudah tentu kehendak rasional turut berperan dalam proses pengemudian ini.
Misalnya, kita bisa menyangkal hasrat cinta karena alasan-alasan tertentu. Tetapi, jika tidak ada alasan-alasan itu, kita pun akan menuruti dorongan cinta dan berupaya mendekatkan diri dengan orang tersebut.
Cinta biasanya mengandung satu komponen yang umum yakni rasa suka.
Sebagai contoh, kita berkata bahwa pada awalnya kita tertarik dengan gadis atau pria itu karena sabarannya, kebaikannya menolong kita, perhatiannya
yang besar terhadap kita, wajahnya yang cantik atau sikapnya yang simpatik, dan sejenisnya. Dengan kata lain, setelah menyaksikan kualitas tersebut di
atas timbullah rasa suka terhadapnya sebab memang sebelum kita bertemu
dengannya kita sudah menyukai kualitas tersebut. Misalnya, memang kita
mengagumi pria yang sabar, memang kita menghormati wanita yang lemah
lembut, memang kita mengukai orang yang rela menolong orang lain dan
seterusnya.
Jadi, rasa suka muncul karena kita menemukan yang kita sukai pada dirinya.
Saya yakin cinta lebih kompleks dari apa yang telah saya uraikan.
Namun khusus untuk pembahasan kali ini,saya membatasi lingkup cinta hanya
pada unsur suka saja. Cocok dan suka tidak identik namun sering dianggap demikian. Saya berikan contoh.
Saya suka rumah yang besar dengan taman yang luas, tetapi belum tentu
saya cocok tinggal di rumah yang besar seperti itu. Saya tahu saya tidak
cocok tinggal di rumah sebesar itu sebab saya bukanlah tipe orang yang
rajin membersihkan dan memelihara taman (yang dengan cepat akan bertumbuh kembang menjadi hutan). Itulah salah satu contoh di mana suka tidak sama dengan cocok.
Contoh yang lain. Rumah saya kecil dan cocok dengan saya yang
berjadwal lumayan sibuk dan kurang ada waktu mengurusnya.
Namun saya kurang suka dengan rumah ini karena bagi saya, kurang besar
(tamannya). Pada contoh ini kita bisa melihat bahwa cocok berlainan
dengan suka. Pada intinya, yang saya sukai belum tentu cocok buat saya;
yang cocok dengan saya belum pasti saya sukai. Sekarang kita akan melihat kaitannya dengan pemilihan pasangan hidup.
Tatkala kita mencintai seseorang, sebenarnya kita terlebih dahulu
menyukainya,dalam pengertian kita suka dengan ciri tertentu pada dirinya.
Rasa suka yang besar (yang akhirnya berpuncak pada cinta) akan menutupi rasa
tidak suka yang lebih kecil dan — ini yang penting — cenderung menghalau
ketidakcocokan yang ada di antara kita. Di sinilah terletak awal masalah.
Ini yang acap kali terjadi dalam masa berpacaran.
Rasa suka meniup pergi ketidakcocokan di antara kita, bahkan pada akhirnya
kita beranggapan atau berilusi bahwa rasa suka itu identik dengan
kecocokan. Kita kadang berpikir atau berharap,”Saya menyukainya, berarti saya (akan) cocok dengannya.” Salah besar!
Suka tidak sama dengan cocok; cinta tidak identik dengan cocok!
Alias, kita mungkin mencintai seseorang yang sama sekali tidak cocok dengan kita.
Pada waktu Tuhan menciptakan Hawa untuk menjadi istri Adam , Ia menetapkan
satu kriteria yang khusus dan ini hanya ada pada penciptaan istri manusia,
yakni, “Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”
Kata “sepadan” dapat kita ganti dengan kata “cocok.” Tuhan tidak hanya
menciptakan seorang wanita buat Adam yang dapat dicintainya, Ia sengaja
menciptakan seorang wanita yang cocok untuk Adam.
Tuhan tahu bahwa untuk dua manusia bisa hidup bersama mereka harus cocok.
Menarik sekali bahwa Tuhan tidak mengagungkan cinta (romantik) sebagai
prasyarat pernikahan. Tuhan sudah memberi kita petunjuk bahwa yang
terpenting bagi suami dan istri adalah kecocokan. Ironisnya adalah, kita
telah menggeser hal esensial yang Tuhan tunjukkan kepada kita dengan cara
mengganti kata “cocok” dengan kata “cinta.” Tuhan menginginkan yang terbaik
bagi kita; itulah sebabnya Ia telah menyingkapkan hikmat-Nya kepada kita.
Sudah tentu cinta penting, namun yang terlebih penting ialah, apakah ia
cocok denganku?
Saya teringat ucapan Norman Wright, seorang pakar keluarga di Amerika
Serikat, yang mengeluhkan bahwa dewasa ini orang lebih banyak mencurahkan
waktu untuk menyiapkan diri memperoleh surat ijin mengemudi dibanding dengan
mempersiapkan diri untuk memilih pasangan hidup. Saya kira kita telah
termakan oleh motto, “Cinta adalah segalanya,” dan melupakan fakta di
lapangan bahwa cinta (romantik) bukan segalanya.
Jadi, kesimpulannya ialah, cintailah yang cocok dengan kita!
source : http://yuki.yukafian@gmail.com/
Diposkan oleh
Admin
di
08:05
0
komentar
Selasa, 06 Januari 2009
Seseorang Yang Mencintai Kamu
Seseorang yang mencintai kamu, tidak bisa memberikan alasan mengapa ia mencintaimu. Dia hanya tau, di mata dia, kamulah satu satunya.
Seseorang yang mencintai kamu, sebenarnya selalu membuatmu marah / gila / jengkel / stres. Tapi ia tidak pernah tau hal bodoh apa yang sudah ia lakukan, karna semua yang ia lakukan adalah untuk kebaikanmu.
Seseorang yang mencintai kamu, jarang memujimu, tetapi di dalam hatinya kamu adalah yang terbaik, hanya ia yang tau.
Seseorang yang mencintai kamu, akan marah-marah atau mengeluh jika kamu tidak membalas pesannya atau telpnya, karna ia peduli dan ia tidak ingin sesuatu terjadi ke kamu.
Seseorang yang mencintai kamu, hanya menjatuhkan air matanya di hadapanmu. Ketika kamu mencoba untuk menghapus air matanya, kamu telah menyentuh hatinya, dimana hatinya selalu berdegup / berdenyut / bergetar untuk kamu.
Seseorang yang mencintai kamu, akan mengingat setiap kata yang kamu ucapkan, bahkan yang tidak sengaja dan ia akan selalu menggunakan kata-kata itu tepat waktunya.
Seseorang yang mencintai kamu, tidak akan memberikan janji apapun dengan mudah, karna ia tidak mau mengingkari janjinya. Ia ingin kamu untuk mempercayainya dan ia ingin memberikan hidup yang paling bahagia dan aman selama lamanya.
Seseorang yang mencintai kamu, selalu memberitahumu untuk tidak berpikir terlalu banyak, karna ia sudah merencanakan semuanya untukmu. Ia ingin memberikan kehidupan yang terbaik di masa mendatang. Ia ingin memberikanmu suatu kejutan, percayalah dia dapat melakukannya.
Seseorang yang mencintai kamu, mungkin tidak bisa mengingat kejadian / kesempatan istimewa, seperti perayaan hari ulang tahunmu, tapi ia tau bahwa setiap detik yang ia lalui, ia mencintai kamu, tidak peduli hari apakah hari ini.
Seseorang yang mencintai kamu, tidak mau berkata Aku mencintaimu dengan mudah, karna segalanya yang ia lakukan untuk kamu adalah untuk menunjukkan bahwa ia siap mencintaimu, tetapi hanya ia yang akan mengatakan kata I Love You pada situasi yang spesial, karna ia tidak mau kamu salah mengerti, dia mau kamu mengetahui bahwa ia mencintai dirimu.
Seseorang yang mencintai kamu, tidak tahu apakah ia harus menelponmu ketika kamu marah, tetapi ia akan mengirimkan pesan setelah beberapa jam. Jika kamu menanyakan: mengapa ia telat menelepon, ia akan berkata: Ketika kamu marah penjelasan dari dirinya semua hanyalah sampah. Tetapi, ketika kamu sudah tenang, penjelasannya baru akan benar-benar bekerja / manjur / berguna.
Seseorang yang mencintaimu, selalu memanggil kamu dengan sebutan gadis kecil , tapi sewaktu ia menginginkan untuk membuat keputusan besar, dialah orang pertama yang ingin mendengar saran dari kamu.
Seseorang yang mencintaimu, akan selalu menyimpan semua benda yang telah kamu berikan, bahkan kertas kecil bertuliskan ‘ I LOVE U ‘ ada di dalam dompetnya.
Seseorang yang mencintaimu, saat bertengkar, dia akan meminta maaf dengan tak terkontrol (secara terus menerus) meskipun kamu yang bersalah dan nantinya ia akan mengirimkan pesan kepadamu : Sayang, sebenarnya itu adalah kesalahan kamu dan kamu sendiri sudah mengetahuinya.
Seseorang yang mencintaimu, jarang mengatakan kata-kata manis. Tapi kamu tau, ‘kecupannya’ sudah menyalurkan semua.
Diposkan oleh
Admin
di
14:37
0
komentar
Selasa, 26 Februari 2008
Collector ABN-AMRO tidak sopan
Beberapa hari ini aku sedang kesal,...
entahlah mungkin di sini yang bisa jadi tempat aku curhat... karena aku sempat kirim kebeberapa surat ke website tapi sayang tidak di tampilkan mengenai keluhanku ini. Ini semua berawal setelah aku memiliki pinjaman KTA di ABN-AMRO dengan no 3608459xxx, di tahun 2006 dan melakukan peminjaman selama 3 tahun, dan akan berakhir pada juli tahun 2009 yang mana jatuh temponya setiap tgl 10. Selama ini aku pribadi mengenai pembayaran tidak pernah telat dan terpenuhi, dan seandaikata telat hanya hitungan hari itu pun tidak setiap bulan.
Dan khusus untuk bulan ini kondisi keuangan memaksa aku tidak dapat membayar tagihan bulan ini. dan dari telat 1 minggu aku selalu di telp untuk membayar, tapi aku sudah menjelaskan keadaan keuangan aku . Tapi collector selalu memaksa aku agar membayar. aku katakan kepada pihak ABN-AMRO di sini personalnya bernama ARYO, tolong mengerti dengan kondisi aku . Tetapi dia tidak mau tahu dan selalu meminta aku memberikan kepastian. Akhirnya aku berjanji dan setelah tiba waktu yang di janjikan aku masih tetap belum bisa untuk membayar. Tapi orang ini tidak mau mengerti dan meminta untuk tetap membayar, aku katakan lagi aku tdk punya uang dan orang itu bilang," itu bukan jawaban yang saya mau dengar!".
Bahkan sampai telp kerunmah dan mengatakan kepada orang tua aku . aku jadi bingung, kenapa harus ke orang tua aku yang di informasikan, sedangkan ini semua tanggung jawab aku bukan orang tua aku . Hal itu yang membuat aku jadi kesal, mengingat kondisi dari Bapak aku kurang sehat, sehingga menggangu pikirannya.
Tgl. 25 Feb 2008 jam 10.00 untuk kesekian kalinya aku di telp lagi dan di minta hari itu untuk membayar, aku katakan aku tidak bisa. karena saya benar2 tidak punya uang. tapi masih tetap di paksa untuk bayar hari itu juga. Jam 16.30 sore harinya aku di telp lagi dan di tanya lagi kenapa belum bayar. aku katakan aku tidak punya uang, lalu di bilang " kok alasannya seperti itu terus, bapak kan orang kerja? pasti punya uang?", lalu aku katakan ,"bapak bisa lihat track record pembayaran aku dari tahun 2006 sampai sekarang? pernah enggak saya telat sampai jauh hari begini? dan sekarang aku minta bapak mengerti tentang kesulitan aku ?", itu yang aku sampaikan. lagi2 ario itu bertanya kepada aku ,"Bpk punya saudarakan? pinjam aja masa ga di kasih?", lalu aku katakan," Ini urusan aku , dan jangan bawa2 keluarga,?"
aku jadi jengah dan kesal sama orang ABN-AMRO itu, sampai2 aku mau pukul dia. Entahlah pikiran itu sontak keluar begitu saja. aku coba memahami kejadian ini, berpikir dengan hati2 tapi sayang sifat liar yang ada di diri keluar tak terkendali. Yang membuat aku sangat emosi, kenapa harus bawa orang tua aku? kenapa harus saudara2 aku di ikut sertakan? sedangkan ini semua adalah aku yang melakukan. Sampai2 aku berkata kepada orang itu, agar dia datang ke tempat aku, dia bertanya untuk apa langsung saja aku berkata, "gua mau tonjok elu". Iya,.... aku sangat2 terbawa emosi saat itu. entahlah mungkin karena terlalu di tekan dengan sikap orang itu.
aku belum pernah di perlakukan seperti itu, apakah dari pihak bank tidak bisa melihat pembayaran aku sebelumnya? hanya karena baru lewat 1 minggu dan sampai sekarang aku selalu di telp terus dan di minta bayar...dan mengatakan aku belum dewasa karena tidak tau kewajiban aku dengan tidak membayar hutang.
aku tahu kewajiban aku , makanya pembayaran teratur tapi untuk bulan ini saya meminta pengertian dari pihak bank.
Dan orang yang menghubungi aku bernama Ario. dan kalau tidak salah officenya di juanda.
Aku berharap semoga rekan semua tidak mengalami hal yang aku alami. Jika memang tidak terdesak harap jangan sampai berhubungan dengan pihak bank. Aku critakan ini semua ke pacar aku. aku katakan jika aku punya uang akan aku lunasi dan aku akan dtang langsung ke officenya dan akan aku hajar orang itu, agar bisa jaga mulutnya. Tapi dengan bijaknya pacar aku mengatakan, jangan lakukan itu, jika memang dia menhina ya sudah dengerin saja dan meminta aku agar marah2nya hanya di telp saja. Jangan sampai membuat keributan.
Ah.. aku benar2 kesal.
Tapi setelah ceritakan itu ke pacar aku, emosi aku mulai menurun.
entahlah apa yang ada di balik diri ini. Begitu besar emosi yang terpendam.
Aku coba dan berusaha untuk tenang setelah mendengar saran dari pacar aku.
Semoga saja hati ini bisa mengendalikan emosi.
Semoga saja.
Diposkan oleh
Admin
di
10:54
0
komentar
Selasa, 19 Februari 2008
Berapa Harga dari Sebuah Keajaiban..?
Aku pernah dengar di sebuah radio tentang sebuah renungan, tapi aku lupa di gelombang mana yang aku tau woman radio namanya. inilah ceritanya....
"Ada seorang anak wanita berumur 8 tahun, sebut saja anna namanya. Di suatu malam anna mendengar permbicaraan orangtuanya yang setengah berbisik yang sedang membicarakan keadaan adiknya, maria yang sedang sakit keras. "hanya keajaiban yang dapat menolong anak kita bu..!", keluh ayah kepada ibu. " kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi, karena kita tidak memiliki uang untuk melakukan operasi guna menyembuhkan anak kita ini, dan hanya keajaiban saja yang dapat menyembuhkannya.".
Demikianlah sebagian penggalan kata yang di dengarnya dari balik pintu kamar tidurnya. Anna segera bergegas berlari menuju kolong tempat tidur, dia mengambil celengan yang terbuat dari tanah liat yang berbentuk seekor ayam. Lalu di pecahkan simpanannya itu dan mulai menghitung dengan cermat uang hasil simpanannya selama ini. Sampai 3 kali anna menghitung uang tersebut, agar dia yakin akan jumlahnya. Di benaknya adalah bagaimana menyembuhkan adiknya yang sedang sakit.
Setelah selesai menghitung, anna segera berlari keluar rumah dan menuju kesebuah ujung jalan. Di sana terdapat sebuah toko obat. Tapi anna tidak berani masuk, dirinya hanya berdiri di depan pintu toko obat tersebut, dan berharap pemiliknya memperhatikannya. Tapi setelah waktu berlalu, pemilik toko tersebut masih sibuk melayani pembeli. Anna masih tetap berdiri sambil memainkan kakinya kekanan kekiri dengan pandangan masih tertuju kepada pemilik toko tersebut. Sekalli lagi pemilik toko tersebut ternyata terlalu sibuk untuk memperhatikan seorang anak kecil yang berusia 8 tahun tersebut.
Akhirnya anna membungkuk dan mengambil sebuah batu kecil dan melemparkannya ke arah pintu tersebut. Akhirnya pemilik toko tersebut berpaling kepadanya dan berkata, "Apa yang kau butuhkan adik kecil...?", tanya pemilik toko obat tersebut dengan nada yang cukup keras. Dengan lantang anna pun membalasnya dan berkata,"Aku ingin membeli keajaiban..!. Bisakah anda bayangkan anak berumur 8 tahun begitu antusiasnya dengan penuh semangat ingin membeli sebuah keajaiban. "Saya tidak menjual keajaiban, untuk apa keajaiban tersebut?", tanya pemilik toko yang tampak keheranan. "Aku ingin membeli keajaiban, agar aku bisa menyembuhkan adikku yang sedang sakit. dan aku membawa uang di tanganku untuk membelinya...", sambil menyodorkan tangannya yang sedang mengepal uang.
Pada saat itu melintas seorang pria, pria itu tampak tertegun dengan niat anna. Lalu pria tersebut mendekati dan bertanya kepada anna," mengapa kau ingin membeli keajaiban?", " Kata orang tua aku, hanya keajaiban yang dapat menyembuhkan penyakit adikku, jadi aku datang ke toko ini dan ingin membeli keajaiban agar adik aku bisa sembuh dari penyakitnya..", jawab anna. Kemudian pria tersebut bertanya lagi kepada anna," Berapa uang yang kau punya untuk membeli sebuah keajaiban ?", dengan bangga anna berkata," Aku memiliki uang sebanyak 1 dolar 10 sen", pria itu tersenyum dan berkata ," Aha... itu harga yang sangat pas untuk membeli sebuah keajaiban dan kau akan mendapatkannya. Bisakah kau antar aku untuk bertemu dengan orang tuamu dan adikmu?", " Iya", jawab anna singkat yang di sertai dengan senyuman.
Ternyata pria itu adalah seorang dokter terkenal, dan maria, adik anna lalu di operasi dan akhirnya sembuh. Orangtua anna berkata sungguh besar harga ini semua, sungguh sebuah keajaiban telah menyembuhkan anak kita. Disamping orang tuannya, anna duduk dan tersenyum bangga, dan berkata di dalam hatinya, " Aku tau sebuah harga keajaiban ini, yaitu 1 Dolar 10 sen". Iya..anna benar harga dari itu semua adalah 1 Dolar 10 sen di tambah dengan keyakinan.
Apa yang bisa kita simpulkan di akhir cerita ini?
selama kita berpikir positf, kita yakin dan percaya dan di sertai usaha segalanya akan tercipta menuju sebuah keajaiban.
Semoga bermanfaat....
Diposkan oleh
Admin
di
11:02
0
komentar
Jumat, 15 Februari 2008
Cinta Itu Mulia
Ada sebuah cerita yang membuat aku terharu dengan kisahnya. Aku dapat dari seorang kawan dan aku tuliskan kembali di sini... semoga kita lebih menghargai dan mencintai mereka yang ada di sekeliling kita.
Sejak semula, keluarga dari si gadis tidak menyetujui hubungannya dengan sang pemuda. Mereka mengajukan alasan mengenai latar belakang keluarga, bahwa jika si gadis memaksa terus bersama dengan sang pemuda, dia akan menderita seumur hidupnya. Karena tekanan dari keluarganya, si gadis jadi sering bertengkar dengan pacarnya. Gadis itu benar2 mencintainya, dan dia terus-menerus bertanya, "Seberapa besar kamu mencintaiku?" Sang pemuda tiddk begitu pandai berbicara, dia selalu membuat si gadis marah. Dan komentar-komentar dari orang tuanya membuatnya bertambah kesal. Sang pemuda selalu menjadi sasaran pelampiasan kemarahannya. Dan sang pemuda selalu membiarkannya melampiaskan
kemarahannya kepadanya. Setelah beberapa saat, sang pemuda lulus dari perguruan tinggi.
Ia bermaksud meneruskan kuliahnya ke luar negeri, tapi sebelum dia pergi, dia melamar gadisnya, "Saya tidak tahu bagaimana mengucapkan kata2 manis, tapi saya tahu bahwa saya mencintaimu. Jika kamu setuju,
saya ingin menjagamu seumur hidupmu. Mengenai keluargamu, saya akan berusaha keras untuk meyakinkan mereka agar menyetujui hubungan kita. Maukah kamu menikah denganku?" Si gadis setuju, dan keluarganya setelah melihat usaha dari sang pemuda, akhirnya merestui hubungan mereka. Sebelum pemuda itu
berangkat, mereka bertunangan terlebih dahulu. Si gadis tetap tinggal di kampung halaman dan bekerja, sementara sang pemuda meneruskan kuliahnya di LN. Mereka melanjutkan hubungan mereka melalui surat dan telepon. Kadang-kadang timbul kesulitan, tapi mereka tidak menyerah terhadap keadaan. Suatu hari,dalam perjalanan ke tempat perhentian bis sepulang dari kerja, si gadis tertabrak mobil hingga tak sadarkan diri. Ketika
siuman, dia melihat kedua orang tuanya dan menyadari betapa beruntungnya dia dapat selamat. Melihat air mata orang tuanya, dia berusaha untuk menghibur mereka. Tetapi dia menemukan, bahwa dia tidak
dapat berbicara sama sekali.
Dia bisu...
Menurut dokter kecelakaan tersebut telah mencederai otaknya, dan itu menyebabkannya bisu seumur hidupnya. Mendengar orangtuanya membujuknya, tapi tidak dapat menjawab sepatah kata pun, gadis
tersebut pingsan.. Sepanjang hari hanya dapat menangis dan membisu... Ketika akhirnya dia boleh pulang dari RS, dia mendapati rumahnya masih seperti sedia kala. Hanya jika telepon berdering, dia menjadi
pilu. Dering telepon telah menjadi mimpi terburuknya. Dia tidak dapat memberitakan kabar buruk tersebut kepada pacarnya dan menjadi bebannya. Dia menulis sepucuk surat untuknya, memberitahukan bahwa dia tidak mau
lagi menunggunya. Hubungan antara mereka sudah putus, bahkan dia mengembalikan cincin pertunangan mereka. Mendapat surat dan telepon dari si pemuda, dia hanya bisa menitikkan air mata.
Ayahnya tidak tahan melihat penderitaannya, dan memutuskan untuk pindah.
Berharap bahwa dia dapat melupakan segalanya dan menjadi lebih bahagia...
Pindah ke tempat baru, si gadis mulai belajar bahasa isyarat. Dia berusaha melupakan sang pemuda...
Suatu hari sahabatnya memberitahukan bahwa pemuda itu telah kembali dan mencarinya ke mana-mana. Dia meminta sahabatnya untuk tidak memberitahukan dimana dia berada dan menyuruh pemuda tersebut untuk
melupakannya.... Lebih dari setahun, tidak terdengar lagi kabar pemuda itu sampai
akhirnya
sahabat si gadis menyampaikan bahwa sang pemuda akan menikah dan
menyerahkan surat undangan. Dia membuka surat undangan itu dengan hati pedih, dan menemukan namanya tercantum dalam undangan. Sebelum dia sempat bertanya kepada sahabatnya, tiba-tiba sang pemuda muncul
di hadapannya. Dengan bahasa isyarat yang kaku, ia menyampaikan
bahwa...."Aku telah menghabiskan waktu lebih dari setahun untuk mempelajari
bahasa isyarat, agar dapat memberitahukan kepadamu bahwa aku belum
melupakan janji kita, berikan aku kesempatan, biarkan aku menjadi suaramu.
I L O V E Y O U"
Melihat bahasa isyarat tersebut, dan cincin pertunangannya, si gadis akhirnya tersenyum.
Perlakukan setiap cinta seakan cinta terakhirmu, dan baru kamu akan belajar cara memberi.....
Diposkan oleh
Admin
di
08:57
0
komentar
Selalulah perhatikan dan ingat, pada semua yang anda layani
Di zaman es krim khusus (ice cream sundae) masih murah, seorang anak laki-laki umur 10-an tahun masuk ke Coffee Shop Hotel, dan duduk di meja. Seorang pelayan wanita menghampiri, dan memberikan air putih dihadapannya. Anak ini kemudian bertanya "Berapa ya,... harga satu ice cream sundae?" katanya. "50 sen..." balas si pelayan. Si anak kemudian mengeluarkan isi sakunya dan menghitung dan mempelajari koin-koin di kantongnya.. .. "Wah... Kalau ice cream yang biasa saja berapa?" katanya lagi. Tetapi kali ini orang-orang yang duduk di meja-meja lain sudah mulai banyak... dan pelayan ini mulai tidak sabar. "35 sen" kata si pelayan sambil uring-uringan. Anak ini mulai menghitungi dan
mempelajari lagi koin-koin yang tadi dikantongnya.
"Bu... saya pesan yang ice cream biasa saja ya..." ujarnya. Sang pelayan kemudian membawa ice cream tersebut, meletakkan kertas kwitansi di atas meja dan terus melengos berjalan..
Si anak ini kemudian makan ice-cream, bayar di kasir, dan pergi. Ketika si pelayan wanita ini kembali untuk membersihkan meja si anak kecil tadi, dia mulai menangis terharu. Rapi tersusun disamping piring kecilnya yang kosong, ada 2 buah koin 10-sen dan 5 buah koin 1-sen. Anda bisa lihat... anak kecil ini tidak bisa pesan Ice-cream Sundae, karena tidak memiliki cukup untuk memberi sang pelayan uang tip yang "layak" ........ * *
* di dapatkan dari cerita temanku...
Diposkan oleh
Admin
di
08:18
0
komentar
